UNPAD OPEN REPOSITORY

Kandungan Mikrofosil Dalam Formasi Pembawa Batubara Dari Daerah Perian Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur

Winantris, and Ildrem Syafri, and Rusman Rinawan, (2006) Kandungan Mikrofosil Dalam Formasi Pembawa Batubara Dari Daerah Perian Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Abstrak.

[img] Text (Fulltext)
pustaka_unpad_kandungan_mikrofosil.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (7MB)

Abstract

Dua macam mikrofosil telah digunakan dalam penelitian ini untuk maksud yang sama agar mendapatkan hasil dalam tingkatan kepercayaan yang lebih tinggi. Mikrofosil tersebut berupa palinomorf (antara lain: serbuk sari, spora) dan foraminifera. Analisis polen diketahui berperan penting dalam rekonstruksi lingkungan masa lalu, berdasarkan karakterfstik ekologi dan asosiasi tumbuhan. Sehubungan dengan hal tersebut, pemakaian palinomorf dan foraminifera secara bersamaan dalam suatu penelitian hanya dapat diterapkan terhadap sedimen transisi, seperti halnya batubara. Untuk itu, beberapa perconto batubara yang berasal dari Sungai Perian telah dipelajari kandungan fosifnya. Perconto batubara yang diteliti terletak pada batas antara Formasi Pulaubalang dengan Formasi Pamaluan. Dari empat perconto yang diteliti (nomor-nomor: 1R/claystone, 3R/claystone, 5R/claystone carbonaceous, 7R/coal), diperofeh 53 jenis palinomorf, dan lima jenis foraminifera. Analisis terhadap kedua macam mikrofosil tsb, memberikan hasil yang saling mendukung. Umur relatif yang diketahui berdasarkan data palinomorf berada pada kisaran Miosen Bawah-Miosen Tengah, sedangkan data foraminifera planktonik menunjukkan bahwa umur relatif berada pada kisaran Miosen Bawah-Miosen Atas. Berdasarkan data palinomorf dan foraminifera bentik diperofeh pula gambaran bahwa di lokasi penelitian telah terjadi proses susut taut, dalam kisaran periode geologi tersebut. The research uses two kinds of micro fossils for an aim to produce more precision, which Palinomorph as a main object and foraminifera as the support object. Pollen analysis has the main role in paler,- environment reconstruction, based on ecological characteristics plants association. Using palinomorph and foraminifera together in one research can only be conducted through sediments transition. Coals are included in the category, where coal samples were taken from Sungai Perian near Pulaubalang-Parnaluan formation boundary. From four samples that were analyzed (IR / claystone, 3R / claystone, 5R / claystone carbonaceous, and 7R / claystone) 53 genera and only 5 foraminifera species was founded. Both microfosslls have yielded the same interpretation. The relative ages of the pollen indicator are from Middle-Early Miocene, and the relative ages of the foraminifera are from Late-Early Miocene. Based on the palinomorph and foraminifera data the research area was on regressions environment during the geologic period mentioned.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: batubara, Mikrofosif. palinomorf, Microfossil, palinomorph. coal
Subjects: UNPAD's Collections > Abstrak
Divisions: UPT Perpustakaan
Depositing User: Administrator
Date Deposited: 05 Oct 2016 14:01
Last Modified: 05 Oct 2016 14:01
URI: http://repository.unpad.ac.id/id/eprint/16986

Actions (login required)

View Item View Item