UNPAD OPEN REPOSITORY

Respon kualitas dan ketahanan simpan cabai merah (Capsicum annuum L.) dengan penggunaan jenis bahan pengemas dan tingkat kematangan buah

Rochayat, and Y., and V.R. Munika, (2015) Respon kualitas dan ketahanan simpan cabai merah (Capsicum annuum L.) dengan penggunaan jenis bahan pengemas dan tingkat kematangan buah. Abstrak.

[img] Text (Fulltext)
Jurnal-Respon-kualitas-dan-ketahanan-simpan-cabai.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (11MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi jenis bahan pengemas dan tingkat kematangan buah terhadap respon kualitas simpan cabai merah (Capsicum annuum L). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2012 di Cikole Lembang, dilanjut dengan pengamatan di Laboratorium Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola tunggal yang terdiri sepuluh kombinasi dan diulang tiga kali untuk setiap perlakuan. Tingkat kematangan buah yang digunakan yaitu kematangan 50-60% (K?) dan kematangan 60-70 % (K?). Jenis bahan pengemas yang digunakan adalah wadah Styrofoam tanpa tutup (P?), wadah styrofoam di kemas dengan clear polyethylene (P?), kotak duskarton (P?), kotak Styrofoam berlubang5 pada bagian atas (P?), kotak keranjang bambu (P?). Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi kombinasi terbaik penggunaan jenis bahan pengemas dan tingkat kematangan buah terhadap kualitas simpan cabai merah. Perlakuan jenis bahan pengemas wadah Styrofoam dikemas dengan clear polyethylene (P?) dan tingkat kematangan 50-60 % (K?) memberikan hasil terbaik. Dapat mempertahankan cabai layak pasar hingga 9 hari setelah penyimpanan, susut bobot pada hari ke-15 hanya 15,55 %, perubahan warna sempurna 100% merah, tanpa kerusakan mekanis dan biologis. This research aimed to know the influence of combination packaging material type and fruit ripening level to quality and storage endurance of red pepper (Capsicum annuum L). This research was conducted in March to July 2012 in CikoleLembang, continued with observations at Horticulture Laboratory, Faculty of Agriculture, Jatinangor, Sumedang Regency, West Java. Experimental Design was used Randomized Block Design of single pattern which consists of ten combination and repeated three times for each treatment, fruit ripening level used was ripening 50-60 % (K?) and ripening 60-70 % (K?). Type of packaging material was used Styrofoam bowl without cap (P?), styrofoam bowl packaged with clear polyethylene (P?), carton box (P?), five hole styrofoambox on the top (P?) and bamboo box basket (P?). The research result showed that occurred the best combination using type of packaging material and fruit ripening level to the storage quality of red pepper. The treatment of packaging material type styrofoam bowl packaged with clear polyethylene (P?) and ripen level 50 - 60 % (K?) gave the best result. It could be maintained to marketsuitability of red pepper to 9 days after storage, weight lose to - 15 days was only 15,55 %, perfect changing colour 100 % red, without mechanic and biologic damaged.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Cabai Merah, pasca panen, bahan pengemas, Penyimpanan buah, Tingkat kematangan, Fruit storage, Packaging material, Post harvest, Red pepper, Ripening level
Subjects: UNPAD's Collections > Abstrak
Divisions: UPT Perpustakaan
Depositing User: Administrator
Date Deposited: 05 Oct 2016 14:09
Last Modified: 05 Oct 2016 14:09
URI: http://repository.unpad.ac.id/id/eprint/22602

Actions (login required)

View Item View Item