UNPAD OPEN REPOSITORY

HUBUNGAN PENGETAHUAN BIDAN DAN PEMAHAMAN PROSEDUR DENGAN KEPATUHAN PEMBERIAN VITAMIN K1 DI KABUPATEN TANGERANG

Dessy Juwita, Dessy (2017) HUBUNGAN PENGETAHUAN BIDAN DAN PEMAHAMAN PROSEDUR DENGAN KEPATUHAN PEMBERIAN VITAMIN K1 DI KABUPATEN TANGERANG. Masters thesis, Magister Kebidanan.

[img]
Preview
Text (Cover)
File Cover .pdf

Download (18kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Masalah kesehatan bayi di Indonesia sampai saat ini masih perlu diperhatikan mengingat berbagai upaya peningkatan dan usaha untuk mengatasi masalah kesehatan bayi belum menunjukkan hasil yang nyata terutama mengenai pemberian vitamin K1 pada bayi baru lahir yang dilakukan oleh bidan praktik mandiri (BPM). Cakupan pemberian vitamin K1 di Kabupaten Tangerang masih rendah, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan bidan dan pemahaman prosedur dengan kepatuhan pemberian vitamin K1 pada bayi baru lahir di Kabupaten Tangerang. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode potong lintang. Penentuan sampel data kuantitatif dengan teknik proportional stratified random sampling. Hasil penghitungan didapatkan 96 bidan praktik mandiri dari 29 kecamatan. Penelitian ini dilakukan bulan Mei−Juni 2013 menggunakan kuesioner untuk menilai pengetahuan dan pemahaman responden tentang prosedur pemberian vitamin K1 yang terdapat pada pedoman pemberian vitamin K1 pada bayi baru lahir yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2009 dan data sekunder untuk mengetahui kepatuhan bidan dalam pemberian vitamin K1 pada bayi baru lahir. Data dilakukan uji normalitas kemudian dianalisis menggunakan uji chi-kuadrat, Korelasi Spearman, dan regresi linier. Hasil analisis bivariabel diperoleh hubungan antara pengetahuan bidan dan kepatuhan pemberian vitamin K1 pada bayi baru lahir (p<0,001) dan terdapat hubungan antara pemahaman prosedur dan kepatuhan bidan dalam pemberian vitamin K1 pada bayi baru lahir (p<0,001). Berdasarkan faktor perancu terdapat hubungan antara usia dan kepatuhan bidan (p<0,05), antara supervisi dan kepatuhan bidan (p<0,05), serta antara pelatihan asuhan persalinan normal (APN) dan kepatuhan bidan (p<0,001). Hasil analisis multivariabel diperoleh bahwa faktor yang paling berpengaruh pada kepatuhan bidan dalam pemberian vitamin K1 bayi baru lahir yaitu pemahaman prosedur dan pelatihan APN. Pemahaman prosedur (koefisien β=0,361) mempunyai pengaruh 0,361 kali untuk meningkatkan kepatuhan bidan dalam pemberian vitamin K1 dan pelatihan APN (koefisien β=0,589) mempunyai pengaruh 0,589 kali untuk meningkatkan kepatuhan bidan dalam pemberian vitamin K1 pada bayi baru lahir. Simpulan penelitian ini adalah pengetahuan bidan dan pemahaman prosedur berhubungan dengan kepatuhan pemberian vitamin K1 pada bayi baru lahir. Kata kunci: Bidan praktik mandiri, kepatuhan, pemahaman prosedur, pengetahuan, vitamin K1 ABSTRACT Infant health problem in Indonesia is still noteworthy considering the various efforts to increase and efforts to address the health problems the baby has yet to show tangible results, especially regarding the administration of vitamin K1 in newborns is performed by midwives practice independently (MPI). The coverage of vitamin K1 in Tangerang regency still low, this is caused by several factors. The purpose of this study was to determine the relationship of midwifery knowledge and understanding of the compliance procedures of vitamin K1 in newborns in Tangerang regency. This study is cross-sectional analytic method. Quantitative data sampling with proportional stratified random sampling technique. Calculation results obtained independently practicing midwives 96 of 29 districts. This research was conducted in May−June 2013. This study used a questionnaire research instruments to assess respondents' knowledge and understanding about the procedure of vitamin K1 contained in the guidelines of vitamin K1 in newborns issued by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia in 2009 and secondary data to determine the compliance of midwives in the provision of vitamin K1 on newborns. Data normality test and then analyzed using chi-square, Pearson correlation and linear regression. Bivariate analysis results obtained that there was a correlation between knowledge and compliance midwife vitamin K1 in newborns (p<0.001) and there was a correlation between understanding and compliance procedures midwives in the provision of vitamin K1 in newborns (p<0.001). By confounding factor showed that there was a correlation between age and adherence midwives (p<0.05), between supervision and compliance midwives (p<0.05), between training normal delivery care (NDC) and midwives compliance (p<0.001). Results of multivariable analysis found that the most influential factors on adherence midwives in the provision of vitamin K1 in newborns that is understanding and training procedures NDC. Understanding of the procedure (coefficient β=0.361) suggests that understanding the procedure had the effect of improving adherence to 0.361 times the midwives in the provision of vitamin K1, training NDC (β coefficient=0.589) showed that the influence of training NDC 0.589 times to improve compliance midwives in the provision of vitamin K1 on newborns. In conclusions, the midwife of knowledge and understanding of compliance procedures relate to vitamin K1 at birth. Key words: Compliance, knowledge, midwives practice independently, understanding procedures, vitamin K1

Item Type: Skripsi-Thesis-Disertasi (Masters)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Magister > Kedokteran > Kebidanan
Depositing User: Pustakawan Unpad
Date Deposited: 30 May 2017 08:16
Last Modified: 30 May 2017 08:16
URI: http://repository.unpad.ac.id/id/eprint/24104

Actions (login required)

View Item View Item