LIBERALISASI SEKTOR TURISME DI INDONESIA (SUATU KAJIAN MENGENAI ASEAN TOURISM STRATEGIC PLAN 2011-2015)

  • ABSTRAK Tesis ini membahas mengenai negara dalam melakukan intervensi pasar untuk melindungi ekonomi domestiknya dari dominasi asing dalam sektor turisme. Teori dan konsep yang penstudi gunakan ialah Ekonomi Politik Global Merkantilis. Secara umum merkantilisme adalah paham yang membahas tentang hubungan antara aktivitas ekonomi dan power negara. Metode penelitian yang digunakan oleh penstudi ialah metode kualitatif. Di dalamnya peneliti mencoba untuk menganalisis bagaimana liberalisasi sektor turisme Indonesia dengan mengkaji ASEAN Tourism Strategic Plan 2011-2015. Fenomena tersebut kemudian dianalisis kembali berdasarkan dengan kenyataan di lapangan sehingga dapat dilihat apakah sudah sesuai dengan teori yang ada ataukah belum. Dapat disimpulkan bahwa ASEAN Tourism Strategic Plan 2011-2015 terlalu liberal dan Indonesia masih menggunakan paham Merkantilisme. Sektor Pariwisata masih dikuasai dan dikelola secara monopoli oleh pemerintah. Disatu sisi Indonesia ingin mendapat keuntungan dari adanya free trade dalam sektor turisme, namun disisi lain Indonesia juga berusaha menjaga ‘aset’ nasional serta mempertahankan otoritasnya untuk mengatur konstelasi domestik. Kata Kunci: Merkantilisme, ASEAN Tourism Strategic Plan, Swastanisasi, Ekonomi Politik Global. ABSTRACT This thesis discusses the country in conducting market intervention to protect its domestic economy from foreign domination in the tourism sector. The theory and concept that the researcher use is the Global Political Economy of Merkantilis. In general, mercantilism is a notion that discusses the relationship between economic activity and state power. The research method used by the researcher is the qualitative method. In it the researchers tried to analyze how the liberalization of Indonesia`s tourism sector by reviewing the ASEAN Tourism Strategic Plan 2011-2015. The phenomenon re-analyzed the fact in field in order to see whether it is in accordance with the theory or not. It can be concluded that ASEAN Tourism Strategic Plan 2011-2015 is too liberal and Indonesia is still using Merkantilism. The Tourism sector is still controlled and managed monopolily by the government. On the one hand, Indonesia wants to benefit from free trade in the tourism sector, but on the other hand Indonesia is also trying to maintain national `assets` as well as maintaining its authority to regulate the domestic constellation. Keywords: Mercantilism, ASEAN Tourism Strategic Plan, Privatization, Global Political Economy.

Download full text files

Export metadata

Additional Services

Share in Twitter Search Google Scholar
Metadata
Author:Deby Rizki Wulandari Surbakti
Series (Serial Number):Thesis (000024004)
Document Type:Thesis
Language:Indonesian
Year of Completion:2018
Year of first Publication:2018
Release Date:2020/10/01
Tag:Asean Tourism Strategic Plan, Ekonomi Politik Global, Merkantilisme, Swastanisasi
Student ID (NPM):170820150504
Institution:Universitas Padjadjaran / Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik / Ilmu Politik
Licence (Indonesian):License LogoPeraturan Serah Simpan