HUBUNGAN ANTARA KESEJAHTERAAN SPIRITUAL DAN TINGKAT DEPRESI PASIEN SINDROM KORONER AKUT DI UNIT PERAWATAN INTENSIF JANTUNG RSUP DR HASAN SADIKIN BANDUNG

  • Depresi dalam kondisi akut SKA akan berdampak fatal pada pasien, seperti memperburuk keadaan infark, meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Angka kejadian depresi pada pasien SKA dalam fase akut di berbagai negara cukup tinggi dan kesejahteraan spiritual diyakini berhubungan erat dalam mencegah terjadinya depresi. Namun, di Indonesia sendiri belum diketahui bagaimana hasil pengkajian depresi, serta hubungan antara kedua faktor tersebut pada fase akut SKA. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kesejahteraan spiritual dengan tingkat depresi pasien SKA yang menjalani perawatan di unit intensif jantung RSUP dr Hasan Sadikin Bandung. Jenis penelitian ini adalah studi kuantitatif dengan desain analitik korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien SKA yang menjalani perawatan di unit intensif jantung RSUP dr Hasan Sadikin Bandung. Jumlah sampel 84 responden yang diambil dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen Spiritual Well-Being Scale dan Cardiac Depression Scale. Data univariat dianalisis dengan distribusi frekuensi, sedangkan hubungan antara kedua variabel dengan uji spearman rank. Sebagian besar responden memiliki kesejahteraan spiritual tinggi (83,3%) dan sedang (16,7%), sementara tingkat depresi mayoritas sedang (58,3%), ringan (35,7%) dan berat (6,0%). Depresi berat mayoritas dialami responden berusia produktif (&#8804;60 tahun), berjenis kelamin laki-laki, berstatus menikah, mengalami nyeri dengan skala tinggi pada awal onset SKA, memiliki multiple faktor risiko, khususnya merokok, serta mengalami sumbatan pembuluh darah multiple vessel disease dan juga berkaitan dengan tindakan revaskularisasi dan lama perawatan yang dijalani. Berdasarkan hasil statistik diketahui bahwa terdapat hubungan signifikan dengan arah korelasi negatif antara kesejahteraan spiritual dan tingkat depresi pasien SKA yang menjalani perawatan di unit intensif jantung (p<0,01; r (-0,347)). Terdapat hubungan yang signifikan antara kesejahteraan spiritual dan tingkat depresi pasien SKA. Kesejahteraan spiritual pasien mayoritas tinggi, namun tingkat depresi pasien juga mayoritas berada pada kategori sedang, serta sebagian kecil juga mengalami depresi berat. Maka, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait analisis faktor secara multivariat yang mempengaruhi depresi, sehingga ditemukan penyebab yang paling mendasari terjadinya depresi selain kesejahteraan spiritual. Selain itu, skrining depresi sedini mungkin dan peningkatan pemberian asuhan keperawatan spiritual pada fase akut SKA juga penting untuk dilakukan.

Download full text files

Export metadata

Additional Services

Share in Twitter Search Google Scholar
Metadata
Author:Rahmalia Amni
Document Type:Thesis
Language:Indonesian
Year of Completion:2020
Year of first Publication:2020
Release Date:2020/10/01
Tag:Depresi, Kesejahteraan Spiritual, Sindrom Koroner Akut
Student ID (NPM):220120180029
Institution:Universitas Padjadjaran / Fakultas Keperawatan / Keperawatan
Licence (Indonesian):License LogoPeraturan Serah Simpan Universitas Padjadjaran