The search result changed since you submitted your search request. Documents might be displayed in a different sort order.
  • search hit 54 of 100
Back to Result List

PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN SEKSUAL REMAJA AUTIS PADA FASE PUBERTAS DI SLBN CIBIRU DAN SLB PELITA HAFIDZ BANDUNG

  • ABSTRAK Pendidikan seksual merupakan sebuah proses yang berawal dari masa anak-anak hingga masa dewasa. Pendidikan seksual mencakup beberapa aspek dalamkehidupan, terdiri dari: Anatomi tubuh, kesehatan, personal hygiene, sistemreproduksi, hubungan antar manusia, respon seksual, agama, dan ekspresi cinta.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap orang tuaterhadap pendidikan seksual remaja autis pada fase pubertas di SLBN Cibiru danSLB Pelita Hafidz. Penelitian ini dirancang menggunakan metode penelitian deskriptif denganpendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 32 orang tua dari remaja autisyang menggunakan teknik Sampling Jenuh. Pengumpulan data dilakukanmenggunakan kuesioner tertutup dalam bentuk multiple choice untuk kuesionerpengetahuan dan menggunakan kuesioner tertutup dengan gradasi skala SangatSetuju, Setuju, Tidak Setuju dan Sangat Tidak Setuju untuk kuesioner sikap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan total skor, sebanyak 12orang (37.5%) memiliki pengetahuan yang baik,11 orang (34.37%) memilikipengetahuan yang cukup dan 9 orang (28.13%) memiliki pengetahuan yang kurangtentang pemberian pendidikan seksual. Sebanyak 14 orang (43,75 %) mempunyaisikap yang termasuk dalam kategori favorable dan sebanyak 18 orang (56,25%)mempunyai sikap yang temasuk dalam kategori unfavorable di SLBN Cibiru danSLB Pelita Hafidz. Dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa pada umumnya pengetahuanorang tua terhadap pendidikan seksual remaja autis adalah masih kurang. Sebagianbesar orang tua memiliki sikap yang unfavorable terhadap pendidikan seksual dapatdipengaruhi oleh pengetahuan orang tua yang sejalan dengan adanya perasaan tabuatau canggung dalam mengkomunikasikan pendidikan seksual dan adanya anggapanbahwa anak autis kurang dapat mengerti apabila diberikan pendidikan seksual, sehingga dapat mempengaruhi kecenderungan anak tidak akan mengerti mengenaipendidikan seksual dan anak berpotensi untuk melakukan perilaku seksual menyimpang seperti masturbasi ditempat umum.

Download full text files

Export metadata

Additional Services

Share in Twitter Search Google Scholar
Metadata
Author:Annisa Sholihatina
Series (Serial Number):Skripsi (000116304)
Document Type:Bachelor Thesis
Language:Indonesia
Year of Completion:2012
Year of first Publication:2012
Release Date:2019/10/27
Tag:Pendidikan Seksual, Remaja Autis
NPM :220110080099
Institution:Universitas Padjadjaran / Fakultas Keperawatan