PENGARUH KEBIJAKAN UPAH MINIMUM TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TIMUR

  • Provinsi Jawa Timur adalah salah satu wilayah dengan kawasan industri terbesar di Indonesia, namun tingkat kemiskinannya merupakan yang tertinggi di Pulau Jawa jika diukur dengan jumlah penduduk miskin. Tingginya tingkat kemiskinan ini mengakibatkan pemerintah harus berusaha mengoptimalkan berbagai program penanggulangan kemiskinan. Salah satu program tersebut yang berkaitan dengan ketenagakerjaan adalah kebijakan upah minimum. Kebijakan ini merupakan kebijakan yang berhubungan dengan pendapatan yang diterima oleh pekerja, yang kemudian mempengaruhi kemampuan pekerja dalam mengkonsumsi barang dan jasa, tabungan, pendidikan, dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan upah minimum dan beberapa faktor pendukung lain terhadap kemiskinan di 38 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur periode 2010-2017. Faktor pendukung lain yang digunakan adalah pendidikan yang diukur dengan Rata-rata Lama Sekolah, dan kesehatan yang diukur dengan Angka Harapan Hidup. Penelitian ini menggunakan data panel yang merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, dengan metode analisis Random Effect Model. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dan negatif dari variabel upah minimum, pendidikan, dan kesehatan terhadap kemiskinan di 38 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur.

Download full text files

Export metadata

Additional Services

Share in Twitter Search Google Scholar
Metadata
Author: Umar
Series (Serial Number):Skripsi (000178473)
Document Type:Skripsi
Language:Indonesian
Year of Completion:2019
Year of first Publication:2019
Release Date:2019/10/27
Tag:Kebijakan Upah Minimum, Kemiskinan, Kesehatan, Pendidikan
Student ID (NPM):120210150023
Institution:Universitas Padjadjaran / Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan
Licence (Indonesian):License LogoPeraturan Serah Simpan