Kolaborasi Dalam Pelaksanaan Program Pembinaan Kepribadian Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Di Kabupaten Sumedang (Studi Narapidana Dengan Masa Tahanan Lebih Dari 1 Tahun)

dc.contributor.advisorRita Myrna
dc.contributor.advisorNeneng Weti Isnawaty
dc.contributor.authorSULASTRI
dc.date.accessioned2024-07-23T02:32:25Z
dc.date.available2024-07-23T02:32:25Z
dc.date.issued2021-10-07
dc.description.abstractProgram pembinaan kepribadian bagi warga binaan pemasyarakatan di Kabupaten Sumedang merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sumedang untuk membina narapidananya dibidang keagamaan agar menjadi pribadi yang lebih baik. Pelaksanaan pembinaan kepribadian tersebut Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sumedang berkolaborasi dengan Kementerian Agama Sumedang dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumedang. Namun, didalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan-permasalahan diantaranya dalam komunikasi kolaborasi dan sumber daya kolaborasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Pembinaan Kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori faktor keberhasilan kolaborasi yang dikemukakan oleh Mattesich dan Monsey (1992) yaitu lingkungan kolaborasi, karakteristik anggota kolaborasi, proses kolaborasi, komunikasi kolaborasi, tujuan kolaborasi dan sumber daya kolaborasi.Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Pembinaan Kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Kabupaten Sumedang pada prinsipnya sudah berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari enam faktor keberhasilan kolaborasi menurut Mattesich dan Monsey (1992) bahwasannya dari ke enam faktor tersebut hampir semuanya berjalan dengan baik. Tetapi masih ada beberapa faktor yang belum berjalan dengan baik. Faktor yang sudah berjalan dengan baik yaitu lingkungan kolaborasi, karakteristik anggota kolaborasi, proses kolaborasi dan tujuan kolaborasi. Sedangkan faktor keberhasilan kolaborasi yang belum berjalan dengan baik adalah faktor komunikasi kolaborasi dan sumber daya kolaborasi.
dc.identifier.urihttps://repository.unpad.ac.id/handle/kandaga/170110170024
dc.subjectKolaborasi
dc.subjectProgram Pembinaan Kepribadian
dc.subjectSumedang.
dc.titleKolaborasi Dalam Pelaksanaan Program Pembinaan Kepribadian Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Di Kabupaten Sumedang (Studi Narapidana Dengan Masa Tahanan Lebih Dari 1 Tahun)

Files

Original bundle
Now showing 1 - 5 of 12
No Thumbnail Available
Name:
S1-2021-170110170024-Cover.pdf
Size:
142.36 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
No Thumbnail Available
Name:
S1-2021-170110170024-Abstrak.pdf
Size:
38.92 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
No Thumbnail Available
Name:
S1-2021-170110170024-DaftarIsi.pdf
Size:
306.83 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
No Thumbnail Available
Name:
S1-2021-170110170024-Bab1.pdf
Size:
329.32 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
No Thumbnail Available
Name:
S1-2021-170110170024-Bab2.pdf
Size:
205.55 KB
Format:
Adobe Portable Document Format